Social Icons

Pages

Tuesday, February 23, 2010

Pembuka Segala Rahsia


Sekapur Sirih
Daripada penulis Kitab Ini

Kitab Kasyful Asrar ini ditulis oleh Syeikh Mohd Saleh bin Abdullah Mengkabau yang begitu menarik adalah untuk memberikan pengajaran kepada orang yang inginkan akhirat dalam usaha menyampaikan ke arahnya. Mudah-mudahan mendapat manfaat daripada limpah kurnia-Nya daripada Tuhan sekalian alam di kemudian hari. Amin.

Sesiapa yang menyimpan kitab ini
Umpama duduk bersama guru setiap hari
Hendaklah dibaca pada setiap hari
Janganlah kurang tujuh hari sekali
Dapatkanlah ilmu kurniaan
Tuhan Yang mana ditegah kita jauhi
Iktikad yang betul kita ketahui
Iktikad yang salah kita jauhi
Menuntut ilmu wajib pada kita
Sebelum mengenal tidaklah terhingga
Amal dan ilmu wajib serta
Amalan tanpa ilmu diazab kita
Syarat rukunnya wajib diketahui
Sah batalnya demikian lagi
Amalan diterima Tuhan ilahi
Syarat rukunnya sudah kita ketahui
Sesiapa yang beramal dengan kejahilannya
Tidak mengetahui syarat rukunnya
Amalannya tidak diterima Tuhannya
Tidak mengetahui sah batalnya
Dan sesiapa yang suka akan kitab ini
Alamat petunjuk Tuhan ilahi
Dan sesiapa tidak suka akan kitab ini
Alamat mengikut iblis syaitan
Wahai saudara-saudaraku yang tua dan muda
Hendaklah berfikir sentiasa
Jangan seperti orang buta
Meninggalkan ibadat mencari harta
Tidak teringat yang hidup akan mati
Bersuka ria jua sepanjang hari
Hanya harta yang mendapatkan diri
Tiga lapis kapan saja yang diberi.

Salah satu buku yang menjadi rujukan saya di dalam permasalahan ilmu tasawuf. Buku ini telah siap ditulis pada 27hb Safar 1344H. Bermakna buku ini telah siap ditulis kira-kira 87 tahun (hijrah) yang lalu. Sehingga ini ia masih menjadi rujukan penting peminat-peminat tasawuf di Malaysia.

If you wish to travel far and fast, travel light. Take off all your envies, jealousies, unforgiveness, selfishness, and fears - Glenn Clark

Friday, February 19, 2010

The Visit

ONE day at the dawn
The fair idol entered my door
And woke me from my sleep
Of slothful ignorance.
The secret chamber of my soul
Was illumined by His face,
And my being was revealed to me
In its true light.
I heaved a sigh of wonder
When I saw that fair face.
He spoke to me, saying,
"All thy life thou has sought
Name and fame;
This self-seeking of thine
Is an illusion, keeping thee back from Me.
To glance at My face for an instant
Is worth a thousand years of devotion."

Yes, the face of that world-adorner
Was shown unveiled before mine eyes;
My soul was darkened with shame
To remember my lost life,
My wasted days.

Poem by SA’D UD DIN MAHMŪD SHABISTARĪ who was born at Shabistar, near Tabriz, about A.D. 1250. He wrote the Gulshan i Rāz, or Secret Rose Garden, as a reply to questions put forth by a Sūfī doctor of Herat named Dmir Syad Hosaini.

If you wish to travel far and fast, travel light. Take off all your envies, jealousies, unforgiveness, selfishness, and fears - Glenn Clark

Sunday, February 14, 2010

Journey of Love

the saints and prophets and masters
are made of the same stuff as you and me
the difference is that they had the
courage to die to this world
they had the guts to let go of this
flimsy raft of self
they leaped willfully into the Flame
they walked deliberately on the journey of Love
what’is stopping you?

Poem by: Wahiduddin Richard Shelquist

If you wish to travel far and fast, travel light. Take off all your envies, jealousies, unforgiveness, selfishness, and fears - Glenn Clark

Friday, February 12, 2010

Siapa wali Allah?

Siapakah yang digelar wali Allah?

1. Ibnu Abas seperti yang tercatit dalam tafsir Al Khazin menyatakan “ Wali-wali Allah itu adalah orang yang mengingat Allah dalam melihat”.

2. Al Imam Tabari meriyawatkan daripada Saeed bin Zubair berkata bahawa Rasulullah s.a.w. telah ditanya orang tentang Wali-wali Allah. Baginda mengatakan “Mereka itu adalah orang yang apabila melihat, mereka melihat Allah”.

3. Abu Bakar Al Asam mengatakan “Wali-wali allah itu adalah orang yang diberi hidayat oleh Allah dan mereka pula menjalankan kewajiban penghambaan terhadap Allah serta menjalankan dakwah menyeru manusia kepada Allah”.

Petikan di atas diambil daripada buku kompilasi "Mengenali Wali-Wali Allah Dan Karamah Mereka", dari ceramah-ceramah Bulanan Tasauf - Masjid Khadijah. Muka surat 4 & 5

If you wish to travel far and fast, travel light. Take off all your envies, jealousies, unforgiveness, selfishness, and fears - Glenn Clark

Thursday, February 11, 2010

Two Ways

Two ways,
but only one leads to happiness.

Some will try to
tell God how to run the world,
demanding this and demanding that.

Others will quietly listen and observe
as The Beloved governs the world,
accepting this and accepting that.
Your choice.

Poem by: Wahiduddin Richard Shelquist (Rendezvous with the Beloved)

In about similar way Shaikh Ibn 'ata 'illah has said in the book of Al-Hikam, the following "In the morning, the one who does not understand will consider what he will do (during the day), while the one who understands will consider what the One will do with him (during that day)."

If you wish to travel far and fast, travel light. Take off all your envies, jealousies, unforgiveness, selfishness, and fears - Glenn Clark

Wednesday, February 10, 2010

Tinggalkan dirimu!

Ungkapan-ungkapan berikut sangat menarik untuk diperhatikan kerana mempunyai pengertian yang sangat mendalam di dalam ilmu kesufian:
"Until you become an unbeliever in your own self, you cannot become a believer in God." Shaikh Abu-Saeed Abil-Kheir - 'Nobody, Son of Nobody'

"In our strugle to become something, we become nothing. Only when, we are willing to be nothing, can we become something" - Wahiduddin Richard Shelquist
.
Manusia secara semula jadi menginginkan dirinya menjadi seseorang yang hebat dan dikenali oleh orang lain, menjadi orang yang berpengaruh dan dihormati, keinginan itu mungkin berkait dengan dunia (seperti menjadi orang yang kaya dan berpangkat) ataupun akhirat (seperti menjadi orang alim dan ulamak terkenal).

Selagi mana keinginan itu tetap berada didalam diri kita (yang berkaitan dengan keinginan yang bersifat dunia atau keinginan kepada selain daripada Allah), maka selama itu lah kita akan tetap jauh dari Tuhan. Hanya apa bila kita sudah bersedia untuk tidak menjadi sesesiapa (melainkan menjadi diri kita yang sendiri yang sebenarnya), barulah kita akan dapat menjadi orang yang dekat kepada Tuhan.

Syaikh sufi yang sangat besar, Bayazid al-Bistami, dan kisah yang terkenal ketika dia menyaksikan Tuhan dalam kasyf dan dia berkata kepada Dia: ” Ya Allah, bagaimana jalan menuju Engkau?”. Dan Allah menjawab: “Tinggalkan dirimu dan datanglah kepada-Ku”

Perkataan-perkataan di atas mengandungi rahsia yang sangat besar di dalam perjalanan seseorang untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Semua hanya mungkin setelah kita dapat "Meninggalkan diri kita lalu menuju Dia". Bagaimanakah ini dapat kita lakukan?

Sama-sama kita mencari jawapannya. Semuga ianya memberi manfaat untuk kita semua.

If you wish to travel far and fast, travel light. Take off all your envies, jealousies, unforgiveness, selfishness, and fears - Glenn Clark

Tuesday, February 9, 2010

Loving ourself as we are

Don't rely on someone else for your happiness and self worth. Only you can be responsible for that. If you can't love and respect yourself - no one else will be able to make that happen. Accept who you are - completely; the good and the bad - and make changes as YOU see fit - not because you think someone else wants you to be different.

Stacey Charter

If you wish to travel far and fast, travel light. Take off all your envies, jealousies, unforgiveness, selfishness, and fears - Glenn Clark

Thursday, February 4, 2010

Being thankful

How could I ever thank my Friend?
No thanks could ever begin to be worthy.
Every hair of my body is a gift from Him;
How could I thank Him for each hair?
Praise that lavish Lord forever
Who from nothing conjures all living beings!
Who could ever describe His goodness?
His infinite glory lays all praise waste.
Look, He has graced you a robe of splendor
From childhood's first cries to old age!
He made you pure in His own image; stay pure.
It is horrible to die blackened by sin.
Never let dust settle on your mirror's shining;
Let it once grow dull and it will never polish.
When you work in the world to earn your living
Do not, for one moment, rely on your own strength.
Self-worshiper, don't you understand anything yet?
It is God alone that gives your arms their power.
If, by your striving, you achieve something good,
Don't claim the credit all for yourself;
It is fate that decides who wins and who loses
And all success streams only from the grace of God.
In this world you never stand by your own strength;
It is the Invisible that sustains you every moment.

By Saadi, translation by Andrew Harvey and Eryk Hanut - 'Perfume of the Desert'
Saadi of Shiraz (1215-1292), a great poet of Persia, author of the Gulistan (Rose-Garden) and the Bostan (Orchard), who also wrote many odes and lyrics.
If you wish to travel far and fast, travel light. Take off all your envies, jealousies, unforgiveness, selfishness, and fears - Glenn Clark

Wednesday, February 3, 2010

How tollerance are we?

You might have seen similar video before but try to view this to completion.



If you wish to travel far and fast, travel light. Take off all your envies, jealousies, unforgiveness, selfishness, and fears - Glenn Clark

Tuesday, February 2, 2010

Syukur

Tersebut kisah tentang seorang raja perkasa zaman dahulu yang hobinya memburu binatang. Satu hari ketika beliau sedang sibuk memburu, kudanya berteriak kuat sambil mengangkat dua kakinya ke atas. Raja terperanjat, lalu terpelanting jatuh. Jari kelingkingnya putus. Raja sangat marah. “Sudahlah Tuanku. Kalau kena musibah, lebih baik kita bersyukur sahaja,” kata seorang penasihatnya.

Raja bukannya bertambah tenang malah bertambah murka. Dengan lantang baginda berteriak : ‘Penjarakan penasihat kurang ajar ini!’ Para pengawal yang selalu taat, tidak berani untuk membantah, melaksanakan perintah itu. Sang penasihat pun dihumban ke penjara.

Lima tahun kemudian, ketika sedang berburu, raja ini ditangkap oleh sekumpulan orang asli. Raja gagah berkulit putih ini akan dipersembahkan sebagai korban pada dewa. Hanya sahaja, setelah diteliti, aduhai jari kelingkingnya terpotong. Cacat dan tidak sempurna. Kaum asli tersebut terpaksa membatalkan niatnya untuk mengorbankan baginda kepada dewa. Sebagai penggantinya, pengawalnya yang tidak cacat dijadikan korban. Pengawal itu dikorbankan, dan rajanya dipulangkan.

Setelah itu raja menyedari kesalahannya. Penasihat yang dulu dipenjara itu pun dilepaskan. “Beta memang harus bersyukur kerana tidak memiliki kelingking,” kata Raja, mengakui kesalahannya. Ternyata, sang penasihat pun bersyukur, “Kalau saya tidak dipenjarakan oleh Tuanku, mungkin, hamba sudah menggantikan Tuanku sebagai korban.”

If you wish to travel far and fast, travel light. Take off all your envies, jealousies, unforgiveness, selfishness, and fears - Glenn Clark

Monday, February 1, 2010

How to please Allah

Hazrat Ibrahim ibn Adham, when he was still an emperor bought a slave and asked him a few questions. The answers so impressed him that he freed the slave and submitted himself to the path of God. He eventually became a spiritual King and obtained nearness of God.

The nature of the conversation is reproduced below for our benefit:

Hazrat Adham: What will you eat?
Slave: Whatever you will feed me.
Hazrat Adham: What will you wear?
Slave: Whatever you will give.
Hazrat Adham: What is your name?
Slave: Whatever you wish to call me will be my name.
Hazrat Adham: What would you like to do?
Slave: Whatever you will command me to do.
Hazrat Adham: Do you have any desire?
Slave: What does a servant have to do with desires?

There is something very important that we could learn from this conversation especially for those who aspire to please Allah and to obtain nearness to Him.

If you wish to travel far and fast, travel light. Take off all your envies, jealousies, unforgiveness, selfishness, and fears - Glenn Clark